Selasa, 21 Juni 2011

TorchLight RIP (164 MB) RP

Game RPG ini berjudul "TorchLight" yang dirilis tahun 2009 yang merupakan pencipta dari Diablo dan Fate, Runic Games mempersembahkan sebuah game action RPG yang baru.
beikut ini ceritanya "Penemuan dari sebuah urat yang kaya akan batu sihir yang sangat kuat namun berbahaya telah merubah desa Torchlight yang damai menjadi sebuah kota yang hancur." Gamer harus mengorbankan nyawanya untuk menjelajahi dungeon-dungeon yang dibuat sedemikian rupa dengan setting yang sangat menarik tapi penuh ancaman, mempelajari jurus-jurus yang kuat dan menemukan harta yang paling kuat dan paling indah. Game ini akan menggabungkan permainan single-player dengan permainan online.



Screenshot:
Link Download MegaUpload (1 link)

Link Download Maknyos HOT !!

Cara Instal TorchLight RIP:
1) disable UAC on Vista(untuk Vista,klo bukan vista langsung ke no2)
2) extract archive to NORMAL/SHORT PATH , somewhere like D:\Games
3) run setup.bat (jalankan setup.bat)
4) Kalau Tidak ada setup.bat jalnkan langsung extansion.exe nya
Harus Sabar Nunggu nya, Jangan Skali-Kali Di STOP

Review TorchLight In English:
From the creators of Diablo and Fate, Runic Games presents a new RPG action game with the title of Torchlight. The discovery of a rich vein of magic stone that is very powerful but dangerous Torchlight has changed peaceful village into a city which was destroyed. Gamers have to sacrifice his life to exploring the dungeon-built dungeon in such a way by setting a very interesting but full of threats, learn powerful moves and discover the treasure of the most powerful and most beautiful. This game will combine the single-player game with online games.

Minimum Requirement Torchlight:
OS: Windows XP/Vista
Processor: Intel Pentium 3 @ 800 MHz
Memory: 512 Mb
Hard Drive: 400 Mb free
Video Memory: 64 Mb
Video Card: nVidia GeForce 2 / ATI Radeon 7200
Sound Card: DirectX Compatible
DirectX: 9.0c

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger and Mahfud Adzanu
javascript:void(0)